(SeaPRwire) – PALO ALTO, CA 04/11/2026 – (SeaPRwire) – Seiring dengan percepatan integrasi kecerdasan buatan (AI) ke dalam operasional harian oleh berbagai organisasi, muncul tantangan yang kian berkembang: bagaimana cara mengelola, menstandardisasi, dan mengamankan penggunaan AI di seluruh tim. Menjawab kesenjangan ini, CoChat telah meluncurkan platform kolaborasi terpusat yang dirancang untuk menyatukan komunikasi, alur kerja, dan otomatisasi berbasis AI dalam satu lingkungan yang terkendali.
Platform yang baru diperkenalkan ini menyediakan ruang kerja bersama di mana karyawan dapat berinteraksi dengan model AI, berkolaborasi dalam pembuatan prompt, menerapkan asisten yang disesuaikan, dan membangun proses otomatis. Dengan mengonsolidasikan kemampuan-kemampuan tersebut, CoChat bertujuan untuk meningkatkan visibilitas operasional, mengurangi fragmentasi, dan mendukung adopsi AI yang lebih konsisten serta aman di seluruh organisasi.
Maraknya langganan alat AI individu—seperti ChatGPT, Claude, dan layanan serupa—telah menyebabkan pola penggunaan yang terdesentralisasi di dalam perusahaan. Meskipun alat-alat ini meningkatkan produktivitas, mereka juga menghadirkan tantangan termasuk output yang tidak konsisten, pengawasan yang terbatas, serta potensi risiko terkait paparan data dan penggunaan informasi sensitif yang tidak sah.
CoChat mengatasi kekhawatiran ini dengan membawa interaksi AI ke dalam kerangka kerja yang kolaboratif dan terkelola. Di dalam lingkungan bersama ini, karyawan dapat belajar dari pola penggunaan satu sama lain, yang membantu menyebarkan praktik terbaik secara organik dan meningkatkan literasi AI secara keseluruhan. Platform ini juga menyertakan kontrol terstruktur, termasuk manajemen integrasi, izin berbasis agen, dan alur kerja persetujuan manusia, untuk memastikan penggunaan yang bertanggung jawab.
Menurut Marcel Folaron, Co-Founder CoChat, sebagian besar pekerjaan berbasis AI saat ini terjadi di lingkungan yang terisolasi, sehingga membatasi dampak organisasionalnya secara lebih luas. Ia mencatat bahwa platform ini dirancang untuk mengintegrasikan alat AI terkemuka ke dalam ruang kerja yang aman dan transparan, memungkinkan tim untuk berkolaborasi dengan lebih efektif sambil tetap percaya diri dalam cara penggunaan AI.
Fungsionalitas CoChat mencakup obrolan waktu nyata (real-time), alur kerja AI kolaboratif, asisten yang dapat disesuaikan dengan peran yang ditentukan, dan otomatisasi berbasis agen yang dapat beroperasi sesuai jadwal atau merespons pemicu tertentu. Selain itu, pengguna dapat beralih antar model AI yang berbeda selama percakapan, memungkinkan mereka untuk memilih model yang paling sesuai untuk setiap tugas.
Platform ini mendukung akses ke ratusan model AI melalui infrastruktur gateway-nya dan menawarkan sekitar 70 integrasi dengan alat bisnis dan teknis yang banyak digunakan, termasuk Slack, Discord, Salesforce, GitHub, GitLab, Intercom, Typeform, Google Drive, Grafana, dan PostHog. Integrasi ini memungkinkan organisasi untuk menyematkan kemampuan AI langsung ke dalam alur kerja mereka yang sudah ada.
Indikator adopsi awal menunjukkan minat pasar yang kuat, dengan lebih dari 14.000 pengguna terdaftar dan sekitar 1.500 pengguna aktif mingguan. Daya tarik awal terutama terlihat di kalangan startup dan agensi berbasis layanan, di mana platform ini digunakan untuk mengotomatisasi pelaporan rutin, meningkatkan proses riset, dan mengurangi beban kerja manual.
CoChat beroperasi dengan model penetapan harga berbasis penggunaan yang dikaitkan dengan konsumsi token, memberikan fleksibilitas bagi organisasi untuk meningkatkan skala inisiatif AI mereka sambil tetap menjaga kontrol biaya. Informasi tambahan tersedia di cochat.ai.
Tentang CoChat:
CoChat adalah platform kolaborasi AI yang dirancang untuk tim yang ingin mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam alur kerja mereka. Platform ini memungkinkan interaksi bersama dengan model AI terkemuka, mendukung asisten khusus dan agen otonom, serta terhubung dengan mulus ke alat yang sudah ada. Platform ini dibangun untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi silo operasional, dan memperkuat tata kelola atas penggunaan AI.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.