Living Security Mengumumkan HRMCon 2026 untuk Menangani Risiko Siber di Era Tenaga Kerja Manusia dan AI

(SeaPRwire) –   AUSTIN, TX – 27/03/2026 – (SeaPRwire) – Seiring perusahaan dengan cepat mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam operasi sehari-hari, definisi risiko tenaga kerja mengalami transformasi yang signifikan. Dengan latar belakang ini, Living Security telah mengumumkan HRMCon 2026, sebuah konferensi yang didedikasikan untuk mengkaji bagaimana organisasi dapat secara efektif mengelola risiko siber di seluruh karyawan manusia dan sistem yang digerakkan oleh AI.

Dijadwalkan pada 10 September 2026, di Austin, Texas, acara ini akan mempertemukan CISO, praktisi keamanan siber, analis, dan pemimpin teknologi dari seluruh dunia. Konferensi ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi diskusi mendalam tentang mengukur, mengurangi, dan mengatur risiko yang diperkenalkan oleh tenaga kerja hibrida yang semakin meningkat, yang terdiri dari manusia dan agen AI.

Pengamat industri mencatat bahwa seiring agen AI mengambil peran dalam pengembangan perangkat lunak, keterlibatan pelanggan, analitik, dan proses operasional, pendekatan tradisional terhadap manajemen risiko tenaga kerja tidak lagi memadai. Organisasi kini dituntut untuk mempertimbangkan tidak hanya perilaku manusia tetapi juga tindakan otonom dan pola pengambilan keputusan sistem AI.

Ashley Rose, CEO dan Co-Founder Living Security, menekankan bahwa percakapan seputar risiko manusia telah berkembang menjadi tantangan perusahaan yang lebih luas. Dia menunjukkan bahwa organisasi modern harus mengadopsi kerangka kerja yang mampu mengelola risiko di semua aktor operasional, terlepas dari apakah mereka digerakkan oleh manusia atau mesin. HRMCon 2026 dimaksudkan untuk menjadi titik fokus untuk memajukan dialog ini.

Konferensi ini dibangun di atas momentum HRMCon 2025, yang berpusat pada transisi dari model keamanan berbasis deteksi reaktif ke pendekatan prediktif dan berbasis intelijen. Acara sebelumnya mempertemukan para pemimpin keamanan global dan menampilkan diskusi tentang peran AI agentik dalam membentuk masa depan manajemen risiko manusia, serta pergeseran menuju strategi keamanan yang dipimpin tata kelola.

HRMCon 2026 akan memperluas tema-tema ini, dengan fokus khusus pada munculnya tenaga kerja hibrida di mana karyawan manusia dan agen AI beroperasi secara paralel. Lingkungan yang berkembang ini memperkenalkan kompleksitas baru, karena kedua jenis aktor dapat berkontribusi atau mengurangi risiko organisasi.

Acara satu hari ini akan mencakup presentasi utama, sesi yang dipimpin pakar, dan diskusi sejawat yang disesuaikan untuk para profesional keamanan yang ingin bergerak melampaui program kesadaran tradisional menuju kerangka kerja manajemen risiko yang terukur dan teroperasionalisasi.

Topik-topik utama yang diharapkan akan dibahas meliputi:

  • Strategi untuk mengelola risiko gabungan manusia dan agen AI dalam sistem perusahaan
  • Kemajuan dalam analitik perilaku dan pemodelan risiko prediktif
  • Meningkatkan visibilitas ke dalam alur kerja yang digerakkan AI dan risiko terkait otomatisasi
  • Studi kasus dunia nyata dari organisasi yang menerapkan Human Risk Management dalam skala besar
  • Perkembangan regulasi dan tata kelola yang memengaruhi keamanan siber tenaga kerja

Selain itu, para peserta akan mendapatkan wawasan tentang penelitian yang muncul dan inovasi platform dari Living Security, khususnya dalam memperluas metodologi Human Risk Management ke lingkungan tenaga kerja yang didukung AI.

HRMCon 2026 akan dapat diakses baik secara langsung maupun virtual, memperluas peluang partisipasi bagi audiens global. Para pemimpin keamanan yang tertarik untuk hadir, berbicara, atau mensponsori didorong untuk mendaftar melalui situs web resmi acara.

Detail Acara:
Tanggal: 10 September 2026
Lokasi: Austin, Texas
Format: Langsung dan virtual
Audiens: CISO, pemimpin keamanan, profesional GRC, dan praktisi keamanan siber

Tentang Living Security
Living Security adalah penyedia global solusi Human Risk Management, yang berfokus pada membantu organisasi mengukur dan mengurangi risiko siber terkait tenaga kerja. Melalui intelijen perilaku dan strategi berbasis tata kelola, perusahaan ini memungkinkan perusahaan untuk beralih dari model keamanan berbasis kesadaran ke pengurangan risiko yang terukur, terutama dalam lanskap ancaman yang semakin didorong oleh AI.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.