1 Bulan Menuju London iGaming RegCom 2026: Regulasi, AI, dan Jaringan yang Bakal Ubah Cara Kamu Lihat iGaming

(AsiaGameHub) –   Dr. Rina Suryani, konsultan senior compliance iGaming di PT Digital Gaming Indonesia, punya pandangan yang tidak bisa dilewatkan tentang London iGaming RegCom 2026. “Ini bukan cuma acara networking biasa,” katanya. “Di era dimana AI mulai merambah compliance dan AML jadi prioritas utama, ini tempat regulator dan operator bisa berbicara jujur—tanpa filter. Banyak operator di Indonesia masih bingung cara implementasi AI di compliance, dan diskusi di sini bisa jadi jawaban yang mereka butuhkan.”

Hanya 30 hari lagi, London akan menjadi pusat perhatian industri iGaming. Acara London iGaming RegCom 2026 akan berlangsung pada 29-30 Juni. Hari pertama, delegasi akan berkumpul di Notting Hill untuk networking santai—tempat dimana pembicara, delegasi, dan mitra bisa berhubungan awal, bertukar pandangan, dan menyiapkan suasana untuk diskusi selanjutnya. Hari kedua, di Hilton London Kensington, agenda utama akan fokus pada compliance, operasi, dan keberlanjutan. Topik yang dibahas termasuk prioritas regulasi, tren penegakan hukum, AML dalam praktik, AI di compliance, dan integritas pasar.

Acara ini dihadiri oleh kalangan senior dari berbagai kalangan: operator iGaming, regulator, pemimpin compliance dan risiko, profesional hukum dan konsultasi, serta penyedia teknologi dan solusi. Beberapa pembicara unggulan yang akan hadir: Grainne Hurst (CEO Betting and Gaming Council), Erika Formosa Falzon (Assistant Manager AML Operations and Investigations Malta Gaming Authority), Kirsty Caldwell (CEO Betsmart Consulting), Neil Dillon (CEO dan Pendiri Solas Compliance), dan Matt Fowler (Head of Global Operations IBIA)—dan masih banyak lagi.

Industri iGaming di dunia, termasuk Indonesia, sedang menghadapi tekanan regulasi yang semakin ketat. Regulator di berbagai negara mulai memperketat aturan untuk melindungi konsumen dan mencegah aktivitas ilegal seperti money laundering. Di sisi lain, operator harus beradaptasi dengan teknologi baru seperti AI untuk meningkatkan efisiensi compliance. Acara seperti London iGaming RegCom 2026 menjadi penting karena mereka menghubungkan regulator dan operator—memungkinkan kedua pihak untuk memahami perspektif satu sama lain. Di masa depan, kita bisa melihat lebih banyak kolaborasi antara regulator dan industri untuk menciptakan aturan yang adil dan praktis. AI juga akan menjadi bagian integral dari compliance, membantu operator mengidentifikasi risiko dengan lebih cepat dan akurat. Namun, tantangan besarnya adalah bagaimana mengimplementasikan AI tanpa mengorbankan privasi konsumen. Acara ini bisa jadi tempat dimana solusi-solusi inovatif untuk tantangan ini dibahas.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.