
(AsiaGameHub) – Senator Provinsi Buenos Aires, Malena Galmarini, telah mengajukan rancangan undang-undang yang bertujuan melarang iklan perjudian daring selama acara olahraga.
Rancangan undang-undang ini akan melarang pemasangan spanduk dalam jangkauan 100 meter dari lokasi acara olahraga, termasuk larangan iklan perjudian pada pakaian olahraga.
Hal ini dapat menjadi masalah serius bagi klub sepak bola besar seperti Boca Juniors dan River Plate, keduanya berbasis di Buenos Aires dan saat ini dipadankan oleh Betsson dan Codere masing-masing.
Tujuan dari rancangan undang-undang ini adalah untuk mengurangi paparan warga Provinsi Buenos Aires terhadap perjudian, sekaligus mencegah kecanduan judi dan mempertahankan fungsi sosial klub olahraga sebagai “lembaga manfaat komunitas”.
Galmarini menekankan pentingnya persetujuan rancangan undang-undang ini untuk melindungi anak-anak, dengan menyatakan: “Tujuannya bukan untuk melarang industri perjudian itu sendiri, maupun iklan secara umum, tetapi untuk melindungi ruang tertentu dan sangat sensitif: lingkungan olahraga komunitas—tempat yang sering dikunjungi oleh anak-anak, remaja, dan keluarga.”
Denda atas pelanggaran
Jika disetujui, rancangan undang-undang Galmarini akan menugaskan Sekretariat Urusan Olahraga Provinsi sebagai otoritas penegak, yang ditugaskan untuk berkolaborasi dengan tempat-tempat olahraga yang terkena dampak.
Sekretariat Urusan Olahraga Provinsi akan menjalankan tanggung jawabnya bersama dengan Sekretariat Urusan Perlindungan Konsumen dan Badan Provinsi untuk Anak dan Remaja.
Kepala daerah juga akan bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan di wilayahnya masing-masing. Sementara itu, Instansi Provinsi Lotre dan Kasino akan memberikan bantuan teknis kepada operator yang dikenai larangan tersebut.
Bagi mereka yang tidak mematuhi, rancangan undang-undang ini menetapkan sanksi mulai dari peringatan resmi hingga denda antara 500 dan 50.000 “unit denda”. Saat ini, setiap unit denda setara dengan Arg$2.215 (US$1,59), yang berarti denda maksimum dapat mencapai sekitar US$79.514.
Selain itu, Cabang Eksekutif akan memiliki hak untuk menangguhkan atau membatalkan izin dan lisensi yang berkaitan dengan aktivitas iklan operator.
Galmarini menjelaskan: “Rancangan undang-undang ini bertujuan untuk menjunjung tinggi kepentingan publik seperti kesehatan masyarakat dan perlindungan anak-anak dari kecanduan judi, dan merupakan inisiatif proporsional, mengingat ia tidak melarang aktivitas itu sendiri atau iklan secara umum, tetapi hanya menghilangkannya dari lingkungan olahraga komunitas.”
Contoh larangan iklan di negara lain
Galmarini menyoroti bahwa beberapa negara lain sudah menerapkan larangan serupa terhadap sponsor judi di dalam olahraga.
Tim-tim olahraga di Italia, Belgia, dan Belanda dilarang memiliki sponsor dari perusahaan judi, namun beberapa operator telah berhasil menembus larangan tersebut.
Di Italia, misalnya, klub Inter didukung oleh divisi media Betsson.
Rancangan undang-undang Galmarini secara khusus menetapkan bahwa larangan akan diterapkan pada sub-merek yang dianggap “sangat terkait” dengan operator melalui aspek seperti tipografi atau desain.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.
Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum
AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.