(SeaPRwire) – KOTA NEW YORK, NY – 04/05/2026 – (SeaPRwire) – Seiring kecerdasan buatan yang terus mempercepat baik inovasi maupun risiko siber, organisasi menghadapi jendela waktu yang semakin menyusut untuk mendeteksi dan merespon kerentanan. Menanggapi lanskap ancaman yang terus berkembang ini, Zafran Security telah memperkenalkan solusi baru yang bertujuan memungkinkan perusahaan untuk memperkuat pertahanan mereka dengan cepat terhadap eksploitasi yang didorong oleh AI.
Perusahaan mengumumkan peluncuran Zafran AIR, penawaran yang ringan dan dapat diterapkan dengan cepat yang dirancang untuk membantu tim keamanan membangun ketahanan operasional dalam hitungan hari. Solusi ini menjawab tantangan yang semakin besar yang ditimbulkan oleh peningkatan kecepatan dan skala kerentanan yang dihasilkan atau diperkuat oleh teknologi kecerdasan buatan.
Temuan industri baru-baru ini, termasuk pengungkapan terkait Project Mythos oleh Anthropic, menyoroti peningkatan signifikan kerentanan tingkat keparahan tinggi di seluruh sistem operasi dan peramban web yang banyak digunakan. Analis memperingatkan bahwa volume kerentanan kritis bisa meningkat sepuluh kali lipat, sementara waktu remediasi terus menyusut. Rekomendasi sekarang menyerukan untuk melakukan patching pada sistem yang menghadap internet dalam 24 jam—tolok ukur operasional yang sulit dipenuhi oleh banyak perusahaan.
Mempercepat Respon di Jendela Ancaman yang Menyusut
Zafran AIR dirancang untuk menjawab kesenjangan ini dengan memungkinkan organisasi mengurangi risiko eksploitasi hingga 90% melalui strategi remediasi yang diprioritaskan dan berbasis konteks. Platform ini mengintegrasikan deteksi kerentanan berkelanjutan, analisis runtime, dan intelijen eksploitasi ke dalam satu sistem terpadu, yang memungkinkan tim keamanan untuk fokus pada risiko paling kritis terlebih dahulu.
Menurut pimpinan perusahaan, pendekatan tradisional hanya dengan mempercepat siklus patch saja tidak lagi cukup. Sebaliknya, organisasi harus mengadopsi model operasional baru yang menekankan pengurangan risiko cepat dan ketahanan dalam skala besar.
Sanaz Yashar, salah satu pendiri dan CEO Zafran Security, menyatakan bahwa peningkatan kecanggihan serangan bertenaga AI membutuhkan pergeseran menuju mekanisme pertahanan berkecepatan mesin. Dia mencatat bahwa platform baru ini dimaksudkan untuk memberikan organisasi alat yang dibutuhkan untuk merespon secara efektif di seluruh lingkungan yang kompleks dan terdistribusi.
Penerapan Cepat dan Integrasi yang Mulus
Tidak seperti solusi manajemen kerentanan konvensional yang sering membutuhkan waktu implementasi yang panjang, Zafran AIR dibangun di atas arsitektur tanpa agen yang didorong oleh API. Pendekatan ini memungkinkan organisasi untuk mengintegrasikan platform ke dalam infrastruktur keamanan yang sudah ada dengan gangguan minimal.
Solusi ini mendukung onboarding yang dipercepat dan interoperabilitas dengan alat keamanan saat ini, yang memungkinkan alur kerja remediasi yang lebih cepat. Sebagai hasilnya, organisasi dapat secara signifikan mengurangi waktu antara pengungkapan kerentanan dan mitigasi.
Selain itu, Zafran AIR menyertakan Project Glasswing Exposure Tracker, kemampuan pemantauan waktu nyata yang diperbarui segera ketika varian kerentanan baru muncul. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran situasional dan memungkinkan respon hampir instan terhadap ancaman zero-day.
Platform ini tersedia segera melalui model penerapan jalur cepat, yang memungkinkan perusahaan membangun kemampuan ketahanan AI dalam hitungan hari bukan bulan.
Tentang Zafran Security
Zafran Security adalah perusahaan keamanan siber asli AI yang berfokus pada Manajemen Paparan Ancaman. Perusahaan ini menyediakan platform ujung-ke-ujung yang memungkinkan organisasi untuk mengidentifikasi, memprioritaskan, dan memitigasi kerentanan di seluruh lingkungan mereka.
Analis industri, termasuk Gartner, telah mengakui Zafran sebagai penyedia yang terdiferensiasi di ruang manajemen paparan, mencatat kemampuannya untuk menghadirkan solusi siklus hidup penuh dalam satu platform tunggal.
Dengan memanfaatkan alat keamanan yang sudah ada, teknologi Zafran membantu organisasi menentukan bahwa sebagian besar kerentanan kritis tidak dapat dieksploitasi, sambil memprioritaskan upaya remediasi pada risiko yang paling berdampak. Perusahaan ini didukung oleh investor terkemuka, termasuk Menlo Ventures, Sequoia Capital, dan Cyberstarts, dan berfokus membantu perusahaan beradaptasi dengan lanskap ancaman siber yang didorong oleh AI yang terus berkembang.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.